by

Gagal Di Komnas HAM : Mantan SEKUM FPI Lapor Ke International Criminal Court ( ICC )

PERDANANEWS BOGOR – Mantan sekretaris umum FPI mencoba mencari peruntungan keadilan ke Mahkamah Pidana Internasional atau International Criminal Court (ICC) setelah gagal mendapatkan keadilan di Komnas HAM terkait terbunuhnya 6 orang laskar FPI pada tanggal 7 Desember 2020.

Disampaikan tim advokasi tragedi Desember tersebut bahwa benar mereka telah mencoba untuk melaporkan terkait penembakan 6 laskar FPI ke International Criminal Center ( ICC ). Dalam laporan ke ICC tersebut, tim advokasi meminta agar ICC menindaklanjuti dugaan pelanggaran HAM yang dilakukan oleh aparatur negara, adapun isi dari laporan tim advokasi yang di kutip dari liputan6.com kepada International Criminal Court ( ICC ) adalah “We request to do legally within your power to stop Indonesia regime continued the policy to consistently use methods of the intimidation, enforced disappearances, the torture, the murder as a complement to the criminalization policy of critical figures,”.

Baca Juga Artikel

– Terbunuhnya 6 Laskar FPI

Sebelumnya Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Ahmad Taufan Damanik telah menyampaikan laporan hasil investigasi tewasnya 6 laskar FPI pengawal Habib Rizieq Syihab (HRS) di Jalan Tol Cikampek Km 50 itu yang menurutnya ada indikasi pelanggaran HAM namun bukan sebagai pelanggaran HAM Berat. “Kami menyampaikan sinyalemen beredar bahwa ini dikatakan, diasumsikan sebagai pelanggaran HAM berat. Kami tidak menemukan indikasi ke arah itu, Ada indikator atau kriterai Untuk disebut atau menentukan hal tersebut sebagai pelanggaran HAM berat, misalnya ada satu perintah yang terstruktur, terkomando, dan lain-lain, termasuk juga indikator isi, ruangan, kejadian, dan lainnya,” beber Taufan” tutur Taufan, Kamis (14/1/21). ungkapnya .(perdananews/ckw)

Comment

PERDANANEWS BOGOR